
Banyak orang tua ingin melaksanakan aqiqah, tapi diam-diam menyimpan satu rasa yang sama: takut salah. Takut tidak sesuai syariat, takut keliru niat, atau takut justru jadi beban sendiri.Padahal, sebagian besar kesalahan saat aqiqah itu umum terjadi dan sangat bisa dihindari—asal tahu titik rawannya.Yuk kita bahas satu per satu.
1. Mengira Aqiqah Harus Mahal dan Ribet
Kesalahan:
Banyak orang tua menunda aqiqah karena merasa harus menunggu dana besar atau acara yang “pantas”.
Cara Menghindarinya:
Aqiqah tidak diukur dari kemewahan, tapi dari niat dan kesesuaiannya dengan syariat. Selama mampu dan memenuhi syarat dasar, aqiqah tetap sah dan bernilai ibadah.➡️
Mulai dari yang mampu, bukan dari yang sempurna.
2. Tidak Memahami Waktu Pelaksanaan
Kesalahan:
Mengira aqiqah hanya bisa dilakukan hari ke-7, lalu akhirnya tidak jadi sama sekali.
Cara Menghindarinya:
Hari ke-7 memang utama, tapi jika terlewat, aqiqah tetap boleh dilakukan di waktu lain saat orang tua sudah mampu.➡️
Terlambat bukan berarti gugur.
3. Salah Paham Soal Jenis dan Jumlah Hewan
Kesalahan:
Bingung soal kambing jantan/betina, jumlah untuk anak laki-laki dan perempuan, atau kualitas hewan.
Cara Menghindarinya:
Fokus pada syarat sah hewan aqiqah (sehat, cukup umur, tidak cacat). Soal jenis kelamin hewan bukan hal yang membatalkan.➡️
Yang penting sah dan layak, bukan perfeksionis berlebihan.
4. Terlalu Fokus ke Acara, Lupa Makna
Kesalahan:
Sibuk mengatur konsumsi, tamu, dan dokumentasi—tapi lupa bahwa aqiqah adalah ibadah.
Cara Menghindarinya:
Luruskan kembali niat: aqiqah adalah ungkapan syukur dan doa untuk anak, bukan sekadar perayaan sosial.➡️
Sederhana tapi ikhlas jauh lebih bermakna.
5. Menunda Terus karena Takut Salah
Kesalahan:
Karena takut keliru, akhirnya justru tidak melakukan apa-apa.
Cara Menghindarinya:
Jika ragu, serahkan pada pihak yang paham syariat dan berpengalaman. Ini bukan kelemahan, tapi bentuk kehati-hatian.➡️
Lebih baik dibantu, daripada tidak jadi sama sekali.
Penutup
Takut salah saat aqiqah itu wajar. Tapi jangan sampai rasa takut justru menghalangi niat baik. Sebagian besar kesalahan bisa dihindari dengan pengetahuan yang tepat dan pendampingan yang amanah.Karena aqiqah bukan soal siapa yang paling sempurna, tapi siapa yang berani berniat dan bertindak dengan cara yang benar.
Dan untuk Ayah Bunda yang ingin aqiqah tanpa bingung, tanpa ragu, dan tetap sesuai syariat—Aqiqah86 siap mendampingi setiap langkahnya, dari niat sampai tuntas. 🤍





