
Bagi sebagian orang tua, kata aqiqah sering kali terdengar seperti tanggung jawab besar.
Harus siap dana, mikir teknis, takut salah syariat, belum lagi rasa khawatir dengan omongan orang sekitar. Tanpa sadar, aqiqah pun terasa seperti beban, bukan lagi ibadah yang menenangkan. Padahal, jika dipahami dengan sudut pandang yang tepat, aqiqah justru hadir untuk memudahkan, bukan menyulitkan.
Ketika Aqiqah Terlihat Berat, Biasanya Bukan Ibadahnya yang Salah
Banyak orang tua merasa aqiqah ribet karena membayangkannya sebagai acara besar. Harus mewah, harus ramai, harus “pantas dilihat”. Akhirnya fokus bergeser—dari ibadah menjadi ekspektasi. Padahal dalam Islam, aqiqah tidak pernah ditetapkan untuk memberatkan. Ia adalah bentuk syukur yang disesuaikan dengan kemampuan, bukan ajang pembuktian. Allah tidak menilai seberapa besar acaranya, tapi seberapa tulus niat di baliknya.
Aqiqah Itu Tentang Niat, Bukan Tekanan
Saat aqiqah dilakukan dengan niat yang lurus, rasanya justru berbeda. Ada ketenangan karena orang tua merasa telah menjalankan amanah sesuai kemampuannya. Tidak ada paksaan, tidak ada pembandingan, tidak ada rasa tertinggal. Aqiqah tidak menuntut kesempurnaan. Ia hanya meminta kesungguhan hati. Dan di situlah banyak orang tua mulai merasa lega—karena ternyata aqiqah tidak seseram yang dibayangkan.
Tidak Harus Mahal, Tidak Harus Ribet
Salah satu kesalahpahaman paling umum adalah anggapan bahwa aqiqah selalu mahal dan penuh urusan teknis. Padahal, saat ini banyak solusi yang memudahkan orang tua untuk tetap menjalankan aqiqah sesuai syariat tanpa harus kelelahan secara fisik maupun pikiran. Selama:
- Hewan sesuai ketentuan
- Prosesnya amanah
- Niatnya ikhlas
Maka aqiqah sudah sah dan bernilai ibadah.
Jalan Tenang untuk Hati Orang Tua
Aqiqah bukan tentang siapa yang paling cepat, paling besar, atau paling terlihat. Aqiqah adalah tentang ketenangan hati—bahwa orang tua telah berusaha menyambut amanah Allah dengan cara terbaik versinya sendiri. Dan sering kali, setelah aqiqah terlaksana, yang tersisa bukan kelelahan…
melainkan rasa lega.
Penutup
Jika selama ini aqiqah terasa seperti beban, mungkin yang perlu diubah bukan ibadahnya—melainkan cara kita memandangnya. Aqiqah adalah jalan tenang.
Jalan syukur.
Jalan doa orang tua untuk anaknya.
Bagi Ayah dan Bunda yang ingin menjalankan aqiqah tanpa rasa ribet, tanpa tekanan, dan tetap sesuai syariat, Aqiqah86 hadir untuk membantu dengan proses yang amanah, praktis, dan menenangkan.
Karena ibadah seharusnya mendekatkan, bukan membebani. 🤍





