
Menjadi orang tua sering kali terasa seperti berada di bawah sorotan.
Ada banyak standar, banyak pendapat, dan tak jarang muncul perasaan,
“Belum cukup siap.”
“Belum ideal.”
“Nanti dulu saja.” Padahal, dalam kehidupan nyata, kesempurnaan jarang benar-benar datang.
Bijak Itu Bukan Menunggu Segalanya Ideal
Orang tua bijak bukan mereka yang selalu punya segalanya sejak awal.
Bukan yang kondisi finansialnya paling mapan, waktunya paling longgar, atau persiapannya paling lengkap. Orang tua bijak adalah mereka yang punya niat baik, lalu mengambil langkah nyata—meski kecil, meski sederhana. Dalam Islam, niat yang tulus adalah awal dari setiap kebaikan.
Dan kebaikan tidak harus menunggu keadaan sempurna.
Aqiqah Bukan Soal Siap atau Tidak Siap
Tak sedikit orang tua menunda aqiqah karena merasa:
- “Nanti kalau sudah lebih mampu”
- “Nunggu rezeki lebih longgar”
- “Takut kurang maksimal”
Padahal, aqiqah tidak menuntut kemewahan.
Yang utama adalah niat, kesesuaian dengan syariat, dan keikhlasan hati. Allah tidak melihat seberapa besar acara yang dibuat, tetapi seberapa jujur niat dan usaha yang dikeluarkan.
Bertindak dengan Cara yang Mampu
Memulai dari yang mampu bukan berarti mengurangi nilai ibadah.
Justru di situlah letak kebijaksanaan: mengenal batas diri, namun tetap melangkah. Aqiqah yang sederhana, dilakukan dengan tenang dan sesuai syariat, jauh lebih bermakna daripada rencana besar yang terus tertunda. Karena kebaikan yang dilakukan hari ini, lebih bernilai daripada niat baik yang tak kunjung diwujudkan.
Menjadi Teladan Sejak Awal
Anak mungkin belum mengerti makna aqiqah hari ini.
Namun, orang tua sedang menanamkan satu hal penting:
bahwa dalam hidup, niat baik perlu diiringi tindakan. Itulah teladan pertama.
Bukan tentang sempurna, tapi tentang berani memulai.
Penutup
Orang tua bijak bukan yang menunggu segalanya ideal, melainkan yang memilih untuk berjalan sesuai kemampuannya.
Jika Ayah dan Bunda ingin memulai kebaikan aqiqah dengan cara yang praktis, sesuai syariat, dan tanpa rasa terbebani, Aqiqah86 siap mendampingi dari niat hingga terlaksana. Karena setiap langkah kecil yang dilakukan dengan ikhlas, adalah kebaikan besar di sisi Allah 🤍





