
Hadirnya buah hati ke dunia merupakan salah satu karunia terbesar yang dilimpahkan Allah SWT kepada pasangan suami istri. Dalam Islam, kelahiran bayi tidak hanya disambut dengan kebahagiaan, tetapi juga diiringi dengan serangkaian amalan sunnah yang sarat makna, doa, dan keberkahan.
Menjalankan amalan sunnah sejak detik pertama bayi terlahir merupakan bentuk ikhtiar terbaik orang tua untuk menanamkan pondasi ketauhidan, memohon perlindungan dari godaan setan, serta mengungkapkan rasa syukur yang mendalam.
Berikut adalah panduan lengkap rangkaian sunnah menyambut bayi baru lahir sesuai tuntunan Rasulullah SAW yang wajib diketahui calon orang tua.
Rangkaian Sunnah Utama Saat Bayi Baru Lahir
1. Mengumandangkan Azan dan Ikamah
Saat bayi baru saja lahir dan dibersihkan, disunnahkan bagi Ayah untuk mengumandangkan azan di telinga kanan dan ikamah di telinga kiri si kecil secara lembut.
- Makna & Hikmah: Menjadikan kalimat tauhid (Lā ilāha illallāh) dan panggilan shalat sebagai suara pertama yang didengar si kecil di alam dunia, sekaligus menjadi sarana benteng perlindungan diri dari gangguan setan.
2. Melakukan Tahnik dengan Kurma
Tahnik adalah amalan mengunyah buah kurma hingga halus, lalu mengambil sedikit saripatinya dengan jari yang bersih untuk diusapkan secara lembut ke langit-langit mulut bayi.
- Makna & Hikmah: Mendoakan keberkahan dan manisnya iman bagi si kecil. Dari sisi medis, kandungan glukosa alami pada kurma terbukti membantu menstabilkan kadar gula darah bayi newborn.
3. Memberikan Nama yang Baik (Tasmiyah)
Rasulullah SAW menganjurkan orang tua untuk memberikan nama yang memiliki arti indah dan bermakna doa pada hari ke-7 kelahiran (atau bisa sejak hari pertama).
- Makna & Hikmah: Nama adalah doa yang akan melekat sepanjang hidup anak hingga diakhirat kelak. Disunnahkan memilih nama-nama para nabi, sahabat, atau kata yang mengandung penghambaan kepada Allah (seperti Abdullah atau Abdul Rahman).
4. Mencukur Rambut Kepala Bayi dan Bersedekah
Pada hari ke-7, disunnahkan untuk mencukur habis seluruh rambut kepala bayi hingga bersih. Rambut yang telah dicukur kemudian ditimbang, dan beratnya dikonversikan ke dalam nilai perak atau emas untuk disedekahkan kepada fakir miskin.
- Makna & Hikmah: Menjaga kebersihan kulit kepala bayi sekaligus melatih kedermawanan orang tua atas nikmat kelahiran anak.
5. Menunaikan Ibadah Aqiqah
Aqiqah merupakan amalan sunnah muakkadah (sunnah yang sangat ditekankan) sebagai simbol penebusan kelahiran sang buah hati. Ketentuan aqiqah sesuai syariat adalah:
- Bayi Laki-Laki: Disunnahkan menyembelih 2 ekor kambing/domba.
- Bayi Perempuan: Disunnahkan menyembelih 1 ekor kambing/domba.
Pelaksanaan aqiqah paling utama (afdhal) dilakukan pada hari ke-7 kelahiran, atau kelipatannya pada hari ke-14 atau ke-21.
Sempurnakan Sunnah Aqiqah Si Kecil Tanpa Repot Bersama Aqiqah86!
Menjalankan rangkaian sunnah menyambut buah hati memerlukan persiapan yang matang dan suasana yang tenang. Agar Ayah dan Bunda bisa fokus mendampingi si kecil dan memulihkan stamina pascamelahirkan, percayakan pelaksanaan ibadah aqiqah keluarga Anda kepada Aqiqah86:
- 100% Syar'i & Transparan: Proses pemilihan dan penyembelihan hewan dipastikan memenuhi syarat fikih Islam, lengkap dengan fasilitas Dokumentasi Real-Time (foto dan video saat penyembelihan) via WhatsApp.
- Citarasa Resto Bintang 5: Olahan daging empuk, kaya rempah, higienis, dan dijamin 100% anti prengus.
- Paket Hemat Terima Beres: Tersedia berbagai pilihan hantaran nasi box premium yang rapi, praktis, dan bersih mulai dari 2 jutaan saja.
- Jangkauan Luas & Gratis Ongkir: Didukung oleh 7 cabang resmi, tim armada kami siap mengantarkan pesanan hidangan tepat waktu langsung ke rumah Anda.
Sempurnakan ibadah aqiqah buah hati Anda sesuai sunnah bersama kami!
penulis : Diyana Safitri





