
“Belum sekarang ya, nanti kalau sudah longgar.”
Kalimat ini sering terdengar ketika membahas aqiqah. Niatnya mungkin baik, tapi tanpa disadari, menunda aqiqah terlalu lama justru membuat banyak orang tua menyesal di kemudian hari.Kenapa bisa begitu? Yuk kita bahas pelan-pelan.
1. Menunda Aqiqah Bukan Selalu Soal Tidak Mampu
Dalam Islam, aqiqah memang dianjurkan sesuai kemampuan. Jika belum mampu, tidak ada dosa. Namun yang sering terjadi adalah:
- Sebenarnya sudah mampu, tapi ragu-ragu
- Terlalu banyak pertimbangan teknis
- Merasa “tidak urgent”
Akhirnya aqiqah terus tertunda, bahkan sampai anak sudah besar.📌
Padahal, kesempatan beribadah tidak selalu datang dua kali.
2. Banyak yang Baru Menyesal Setelah Anak Besar
Tidak sedikit orang tua yang berkata:
“Dulu harusnya aqiqah ya… sekarang anak sudah besar.”
Penyesalan ini biasanya muncul karena:
- Ingin menunaikan sunnah Rasul ﷺ tapi waktunya terlewat
- Merasa kehilangan momen keberkahan di awal kehidupan anak
- Timbul rasa bersalah karena menunda ibadah tanpa alasan kuat
Walaupun aqiqah masih boleh dilakukan saat anak besar (menurut sebagian ulama), rasanya tentu berbeda dibanding dilakukan sejak awal.
3. Aqiqah Itu Momentum, Bukan Sekadar Kewajiban
Aqiqah bukan hanya tentang menyembelih kambing. Ia adalah:
- Momentum syukur atas amanah anak
- Awal doa dan harapan orang tua
- Bentuk penyerahan anak kepada Allah
Ketika aqiqah ditunda terlalu lama, momentum ini bisa hilang begitu saja.
4. Takut Biaya Mahal, Padahal Bisa Disesuaikan
Salah satu alasan paling umum menunda aqiqah adalah soal biaya. Padahal:
- Aqiqah tidak harus mewah
- Bisa dilakukan sederhana
- Yang penting sesuai syariat dan niatnya benar
Islam tidak pernah memberatkan. Justru menunda karena takut biaya sering berakhir dengan tidak terlaksana sama sekali.
5. Menunda Ibadah Bisa Jadi Kebiasaan
Hari ini menunda aqiqah.
Besok menunda sedekah.
Lama-lama, menunda ibadah terasa biasa.Padahal Rasulullah ﷺ mengajarkan untuk menyegerakan kebaikan selama masih mampu.
Kesimpulan
Menunda aqiqah memang tidak berdosa jika benar-benar belum mampu. Namun jika hanya karena ragu, takut ribet, atau merasa belum perlu, hati-hati—banyak orang yang akhirnya menyesal.Aqiqah adalah ibadah, momentum, dan bentuk cinta orang tua kepada anak. Selama masih ada kemampuan, menyegerakannya adalah pilihan terbaik.
✨
Jika yang membuat Ayah & Bunda menunda aqiqah adalah rasa repot atau bingung harus mulai dari mana, Aqiqah86 bisa menjadi solusi—praktis, sesuai syariat, dan disesuaikan dengan budget tanpa memberatkan 🤍





