
Melangsungkan acara tasyakuran aqiqah untuk buah hati di Indonesia sering kali menjadi momen perpaduan yang indah antara ibadah agama dan tradisi budaya lokal. Di tengah-tengah prosesi sakral seperti mencukur rambut bayi secara simbolis, Ayah dan Bunda mungkin sering melihat adanya perlengkapan tambahan yang disiapkan oleh orang tua zaman dulu.
Mulai dari mangkok berisi air bunga setaman, gunting yang dihias pita, hingga nampan berisi kelapa gading. Salah satu tradisi yang paling sering memicu perdebatan dan kebingungan di kalangan orang tua baru adalah anjuran setelah acara selesai:
“Air bekas basuhan atau rendaman gunting rambut bayi itu jangan dibuang sembarangan di got, harus dikubur di tanah bersama sisa potongan rambutnya agar anaknya tidak sial atau gampang sakit.”
Apakah anjuran tersebut merupakan sebuah kewajiban dalam syariat Islam (fakta), ataukah sekadar mitos adat kebiasaan masyarakat belaka?
Yuk, kita bedah penjelasannya secara objektif berdasarkan tuntunan agama yang lurus agar Ayah dan Bunda tidak lagi bimbang!
Tinjauan Syariat: Mitos atau Fakta?
Jawabannya adalah: Mitos.
Di dalam dalil-dalil shahih Al-Qur'an maupun hadis Rasulullah SAW, tidak ada satu pun aturan yang mewajibkan atau menganjurkan orang tua untuk mengubur air bekas basuhan rambut bayi saat aqiqah.
Syariat Islam mengenai potong rambut bayi saat aqiqah sebenarnya sangat simpel dan esensial. Berdasarkan hadis shahih, tuntunan yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW hanya terdiri dari tiga poin utama:
- Mencukur rambut bayi hingga bersih (gundul) secara merata pada hari ketujuh.
- Mengumpulkan rambut hasil cukuran tersebut untuk ditimbang.
- Bersedekah dengan uang senilai harga perak murni seberat timbangan rambut tersebut kepada fakir miskin.
Adapun penggunaan air bunga, prosesi mencelupkan gunting ke air, hingga kewajiban mengubur air bekasnya adalah murni tradisi adat budaya lokal (budaya turun-menurun) yang tidak memiliki nilai ibadah atau keterikatan hukum dalam fikih Islam.
Bagaimana Cara Memperlakukannya Secara Bijaksana?
Meskipun statusnya adalah mitos tradisi, Islam adalah agama yang fleksibel dalam memandang adat istiadat, asalkan tidak merusak akidah. Berikut adalah cara bijak untuk menyikapinya:
- Boleh Dibuang Biasa (Tanpa Keyakinan Khusus): Secara hukum, air tersebut hanyalah air biasa. Ayah dan Bunda boleh saja membuangnya ke saluran pembuangan air rumah tangga biasa. Keabsahan pahala aqiqah anak Anda sama sekali tidak akan berkurang hanya karena air tersebut dibuang ke wastafel atau got.
- Hindari Keyakinan Syirik: Yang paling krusial untuk dijaga adalah masalah hati. Jangan sampai Ayah dan Bunda mengubur air tersebut karena takut anak akan tertimpa kesialan, gampang sakit, atau diganggu makhluk halus jika dibuang biasa. Percaya bahwa sebuah benda atau perlakuan air bisa menentukan nasib baik-buruk sang anak dapat menjerumuskan kita pada perbuatan syirik (menyekutukan Allah).
- Menjaga Kebersihan (Khusus untuk Potongan Rambut): Jika untuk airnya bebas dibuang, khusus untuk sisa gumpalan rambut bayi yang sudah dicukur dan ditimbang, para ulama memang menganjurkan untuk dikubur di dalam tanah. Alasan utamanya adalah semata-mata demi memuliakan bagian tubuh manusia agar bersih, rapi, dan tidak tercecer di tempat sampah yang kotor.
Menggelar Syukuran Simpel Tanpa Ribet Adat
Banyaknya pernak-pernik tradisi yang sering dituntut oleh lingkungan sekitar terkadang membuat orang tua baru merasa stres dan lelah secara mental. Padahal, inti dari aqiqah itu sangat sederhana: menyembelih hewan dan membagikan daging matangnya kepada sesama.
Agar Ayah dan Bunda bisa melaksanakan ibadah aqiqah yang murni sesuai sunnah secara praktis, tenang, dan tanpa perlu pusing dengan tumpukan cucian piring di dapur, memercayakan urusan katering kepada ahlinya adalah keputusan terbaik.
Sempurnakan Aqiqah Sesuai Sunnah Bersama Aqiqah86
Aqiqah86 hadir sebagai support system utama yang siap membantu Ayah dan Bunda melaksanakan ibadah tasyakuran buah hati secara murni, syar'i, dan bebas repot. Kami memotong jalur keribetan operasional Anda dengan standar pelayanan profesional:
- 100% Syar'i & Amanah: Hewan dijamin sehat dan cukup umur sesuai tuntunan fikih Islam. Proses penyembelihan dilakukan di RPH mandiri milik kami, dipimpin oleh juru sembelih ahli, dan dilengkapi fasilitas Dokumentasi Real-Time (foto & video saat nama si kecil dibacakan dikirim langsung ke WhatsApp Anda).
- Kualitas Rasa Bintang 5: Seluruh daging kambing diolah secara higienis oleh tim juru masak berpengalaman menjadi hidangan (sate, gulai, dll) yang empuk, meresap bumbunya, dan 100% dijamin anti prengus.
- Kemasan Premium Box yang Praktis: Hidangan dikemas rapi, kokoh, dan tampak sangat elegan. Siap didistribusikan ke tetangga atau kerabat langsung di depan pintu rumah tanpa perlu mengotori dapur Anda.
Melalui jaringan 7 cabang resmi, Aqiqah86 siap mengirimkan pesanan paket lengkap hantaran Anda (mulai dari harga hemat 2 jutaan saja!) dengan fasilitas Gratis Ongkir.
Yuk, fokuskan energi Anda untuk mendampingi tumbuh kembang si kecil dan jalankan ibadah yang murni sesuai tuntunan Nabi.
Konsultasikan pilihan paket menu Anda bersama tim CS kami yang ramah dan klaim Promo Combo Deal Khusus Bulan Ini sekarang juga!
(Hubungi CS Kami - Layanan Ramah, Amanah & Fast Response)





