
Melaksanakan aqiqah untuk buah hati tercinta adalah salah satu momen tasyakuran yang paling membahagiakan di dalam keluarga. Menjelang hari pelaksanaan, Ayah dan Bunda biasanya sibuk menyusun daftar menu masakan kambing, mulai dari sate yang empuk, gulai yang gurih, hingga tongseng yang kaya rempah. Aroma masakan yang menggugah selera tentu membuat siapa saja di dalam rumah ingin mencicipinya.
Namun, di tengah persiapan tersebut, sering kali muncul selentingan atau mitos di masyarakat yang mengatakan bahwa orang tua kandung dilarang keras ikut memakan daging aqiqah anaknya sendiri. Ada yang bilang seluruh dagingnya mutlak harus diserahkan kepada orang lain, dan jika orang tua ikut memakannya, maka pahala aqiqahnya bisa berkurang atau tidak sah.
Apakah anggapan tersebut benar menurut hukum Islam? Atau justru sebaliknya, orang tua diperbolehkan menikmatinya?
Yuk, kita bedah hukumnya berdasarkan tuntunan fikih para ulama agar Ayah dan Bunda tidak ragu lagi!
Bagaimana Hukumnya Menurut Para Ulama?
Jawabannya adalah: Boleh.
Orang tua kandung, termasuk Ayah, Bunda, maupun saudara kandung si kecil, diperbolehkan (mubah) untuk ikut memakan daging sembelihan aqiqah tersebut.
Ibadah aqiqah memiliki sifat hukum dan kriteria pembagian yang sangat mirip dengan ibadah kurban sunnah (kurban tathawwu'). Dalam Mazhab Syafi'i, para ulama menjelaskan bahwa orang yang berkurban atau orang yang mengaqiqahi anaknya justru dianjurkan untuk memakan sebagian dari daging sembelihan tersebut sebagai bentuk mengambil berkah (tabarruk).
Imam Ibnu Qudamah dalam kitab Al-Mughni menegaskan:
“Tata cara mengonsumsi, menghadiahkan, dan menyedekahkan daging aqiqah adalah sama seperti daging kurban.”
Oleh karena itu, anggapan bahwa orang tua akan kualat atau pahala aqiqah anaknya batal jika ikut memakan hidangannya adalah mitos belaka yang tidak memiliki dasar dalam syariat Islam.
Batasan dan Aturan Pembagian Daging Aqiqah
Meskipun diperbolehkan ikut memakan daging aqiqah sang anak, Islam tetap memberikan panduan porsi pembagian yang bijaksana agar esensi sedekah dan berbagi kebahagiaannya tetap terjaga.
Para ulama menganjurkan rumus pembagian daging aqiqah menjadi 3 bagian utama:
- 1/3 Bagian untuk Dikonsumsi Sendiri: Ini adalah porsi maksimal yang bisa dinikmati oleh orang tua dan keluarga inti yang tinggal serumah. Ayah dan Bunda bisa mencicipi hidangan kambing tersebut sebagai wujud ikut merayakan nikmat dari Allah.
- 1/3 Bagian untuk Hadiah (Kerabat & Tetangga): Bagian ini didistribusikan kepada tetangga sekitar rumah, teman dekat, atau keluarga besar, tanpa memandang status ekonomi mereka (boleh diberikan kepada orang kaya maupun berkecukupan) dengan tujuan mempererat silaturahmi.
- 1/3 Bagian untuk Sedekah (Fakir Miskin): Porsi ini wajib disalurkan kepada mereka yang membutuhkan atau kaum dhuafa sebagai bentuk kepedulian sosial.
Catatan Penting: Aturan boleh memakan daging ini hanya berlaku untuk aqiqah sunnah biasa. Jika sejak awal Ayah atau Bunda pernah bernadzar (misalnya: "Kalau anakku lahir sehat, aku bernadzar akan mengaqiqahinya"), maka hukum aqiqah tersebut berubah menjadi wajib.
Untuk aqiqah nadzar, orang tua dan keluarga inti haram memakan dagingnya walau hanya secuil; seluruh hidangannya wajib diserahkan kepada fakir miskin.
Tips Menikmati Momen Tasyakuran Tanpa Repot di Dapur
Membagi fokus antara merawat bayi baru lahir (newborn), melayani tamu undangan, dan mengolah masakan daging kambing di dapur tentu sangat menguras energi. Alih-alih bisa ikut duduk tenang menikmati hidangan bersama keluarga, Ayah dan Bunda bisa jadi malah kelelahan berpeluh di dapur menghadapi tumpukan cucian piring.
Agar Ayah dan Bunda bisa ikut menikmati porsi sepertiga daging aqiqah si kecil dengan santai dan penuh ketenangan, mendelegasikan urusan operasional katering kepada ahlinya adalah pilihan terbaik.
Rasakan Kelezatan Praktis Hidangan Aqiqah Bersama Aqiqah86
Aqiqah86 hadir sebagai solusi total jasa layanan aqiqah terima beres yang siap memanjakan lidah keluarga Anda sekaligus para tamu undangan. Kami menjaga kualitas ibadah dan masakan Anda dengan standar premium:
- 100% Syar'i & Amanah: Hewan dipilih yang sehat dan cukup umur sesuai syariat. Disembelih di RPH mandiri kami dengan fasilitas Dokumentasi Real-Time (foto & video penyembelihan dikirim langsung ke WhatsApp Anda saat nama si kecil dibacakan).
- Citarasa Standar Resto Bintang 5: Semua hidangan diolah oleh tim juru masak profesional. Kami menjamin tekstur daging kambingnya empuk, bumbunya meresap kaya rempah, dan 100% dijamin anti prengus, sehingga sangat lezat saat Ayah dan Bunda ikut mencicipinya di rumah.
- Kemasan Eksklusif Premium Box: Dikemas menggunakan kotak hantaran yang mewah, rapi, dan bersih, sangat praktis untuk langsung dibagikan tanpa perlu mengotori dapur rumah Anda.
Melalui jaringan 7 cabang resmi, Aqiqah86 siap mengantarkan paket aqiqah lengkap (mulai dari 2 jutaan saja!) dengan fasilitas Gratis Ongkir langsung sampai ke depan pintu rumah Anda.
Yuk, nikmati momen tasyakuran buah hati Anda dengan penuh kebahagiaan tanpa drama lelah di dapur.
Hubungi tim CS kami yang ramah untuk konsultasi paket dan dapatkan Promo Combo Deal Khusus Bulan Ini sekarang juga!
(Hubungi CS Kami - Layanan Ramah & Fast Response)





