
Tidak semua perjalanan orang tua dimudahkan. Ada yang belum sempat melakukan aqiqah, namun Allah lebih dulu memanggil buah hatinya. Lalu muncul pertanyaan penting:
apakah boleh melakukan aqiqah untuk anak yang sudah meninggal?
Mari kita bahas dengan tenang dan sederhana 👇
✨
Status Hukum Aqiqah
Aqiqah adalah sunnah muakkadah (sunnah yang sangat dianjurkan). Rasulullah ﷺ bersabda:
“Setiap anak tergadai dengan aqiqahnya yang disembelihkan untuknya pada hari ketujuh…” (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi)
Namun, aqiqah tetap bukan kewajiban. Artinya, jika tidak mampu atau ada kondisi tertentu yang membuatnya tidak terlaksana, tidak berdosa.
🗓️
Kalau Anak Meninggal Sebelum Hari Ketujuh, Perlukah Tetap Aqiqah?
Mayoritas ulama berpendapat:
- Jika anak meninggal sebelum hari ke-7, maka tidak ada kewajiban aqiqah
- Karena sunnah aqiqah terkait dengan keberlangsungan hidup anak
Beberapa ulama juga menjelaskan, jika orang tua melakukannya, hukumnya boleh sebagai bentuk sedekah dan rasa syukur pernah dianugerahi amanah anak meski sebentar.Namun, ini bukan keharusan.
🕌
Bagaimana Jika Anak Sudah Lebih Besar Lalu Meninggal?
Jika sebelumnya orang tua belum mampu, maka tidak berdosa.
Jika ingin tetap melaksanakan sebagai bentuk sedekah dan doa, hukumnya tetap boleh.Karena inti aqiqah:
- Menghidupkan sunnah
- Bentuk syukur
- Sedekah dan berbagi kepada sesama
Selama diniatkan ibadah, insya Allah bernilai kebaikan.
❤️
Aqiqah Bukan Syarat Surga, Bukan Penentu Nasib Anak
Ini poin yang sering salah dipahami.Aqiqah:
- Bukan syarat anak masuk surga
- Bukan penentu kebahagiaan anak di akhirat
- Tidak membuat anak “tergadai” secara hakiki
Makna “tergadai” dalam hadits dipahami sebagai:
- anak akan mendapatkan kebaikan tambahan dengan aqiqah
- namun tanpa aqiqah sekalipun, tidak menghilangkan rahmat Allah
Jadi orang tua tidak perlu merasa bersalah berlebihan.
✅
Kesimpulan
✔️
Anak meninggal sebelum hari ke-7 → tidak wajib aqiqah
✔️
Jika ingin tetap aqiqah sebagai sedekah → boleh
✔️
Jika tidak dilakukan → tidak berdosa
✔️
Islam itu memudahkan, bukan membebaniYang terpenting adalah:
- menerima takdir Allah dengan lapang
- memperbanyak doa untuk anak
- memperkuat iman dan kesabaran
Jika suatu saat Allah kembali memberi amanah buah hati,
biarkan Aqiqah86 membantu memudahkan proses ibadah aqiqah keluarga Anda.





