
Dalam pelaksanaan aqiqah, sering muncul pertanyaan: mana yang sebaiknya dilakukan lebih dulu, aqiqah atau mencukur rambut bayi? Keduanya sama-sama sunnah Nabi ﷺ, namun banyak orang tua yang masih bingung urutannya.Yuk kita bahas dengan sederhana 👇
🟤 Sunnah Pelaksanaan Aqiqah
Aqiqah dianjurkan dilaksanakan pada hari ke-7 kelahiran anak. Pada hari itu pula disunnahkan:
- Menyembelih hewan aqiqah
- Memberi nama
- Mencukur rambut bayi
Ini berdasarkan hadits:
“Setiap anak tergadai dengan aqiqahnya yang disembelihkan untuknya pada hari ketujuh, dicukur rambutnya, dan diberi nama.” (HR. Abu Dawud, Tirmidzi)
Dari hadits ini terlihat bahwa tiga amalan tersebut dilakukan pada hari yang sama, yakni hari ke-7.
🟤 Mana yang Lebih Dulu?
Para ulama menjelaskan bahwa tidak ada urutan baku yang wajib. Namun, ulama Syafi’iyah dan sebagian besar ulama berpendapat bahwa:👉
Aqiqah lebih dulu,
kemudian dilanjutkan dengan mencukur rambut bayi.Hal ini karena penyembelihan aqiqah merupakan pokok amalan hari tersebut, sementara cukur rambut sebagai penyempurna.
🟤 Kalau Rambut Dicukur Dulu, Boleh Nggak?
Boleh 😊
Tidak ada larangan mencukur rambut terlebih dahulu, selama kedua amalan tetap dikerjakan pada waktu yang dianjurkan. Jadi, orang tua tidak perlu khawatir jika praktiknya sedikit berbeda.
🟤 Hikmah Di Balik Kedua Amalan Ini
✨
Menghidupkan sunnah Nabi
✨
Wujud syukur kepada Allah atas kelahiran anak
✨
Bentuk kepedulian sosial melalui pembagian daging
✨
Membersihkan bayi dan menjadi doa kebaikan baginya
Kesimpulan
✔️
Idealnya aqiqah dilakukan dulu, lalu mencukur rambut bayi
✔️
Tapi jika terbalik, tetap sah
✔️
Yang terpenting: keduanya dikerjakan sesuai sunnah





