
Aqiqah merupakan salah satu ibadah sunnah muakkad sebagai bentuk syukur atas kelahiran anak. Biasanya dilakukan dengan menyembelih kambing pada hari ke-7, ke-14, atau ke-21. Namun tidak bisa dipungkiri, tidak semua orang berada dalam kondisi ekonomi yang stabil ketika momen itu tiba. Lalu, bagaimana jika ingin tetap menjalankan aqiqah sementara situasi keuangan sedang sulit? Tenang—dalam Islam, selalu ada kemudahan. Berikut penjelasan dan solusi yang dapat membantu Anda.
1. Aqiqah Tidak Wajib, Jadi Tidak Memberatkan
Hal pertama yang perlu dipahami adalah aqiqah hukumnya sunnah, bukan wajib. Artinya, ibadah ini sangat dianjurkan, tetapi tidak berdosa jika tidak mampu melaksanakannya. Bahkan para ulama menegaskan bahwa tidak ada paksaan bagi orang tua yang sedang berada dalam kondisi ekonomi yang lemah. Allah tidak membebani seseorang di luar batas kesanggupannya.
2. Boleh Ditunda Sampai Mampu
Jika pada hari ke-7 atau ke-14 Anda belum mampu, aqiqah boleh ditunda. Beberapa pendapat ulama membolehkan orang tua melaksanakan aqiqah ketika kondisi ekonomi sudah stabil—bahkan ketika anak sudah dewasa. Yang terpenting adalah niat dan kemampuan. Jadi, jangan sampai memaksakan diri hingga mengganggu kebutuhan pokok keluarga.
3. Melakukan Aqiqah Secara Sederhana
Jika Anda ingin tetap melaksanakan aqiqah meskipun dalam kondisi keuangan terbatas, melaksanakannya secara sederhana adalah solusi terbaik. Anda bisa:
- Mengundang tamu dalam jumlah lebih sedikit
- Menyajikan menu yang lebih hemat namun tetap layak
- Memilih paket aqiqah yang sesuai budget
- Memprioritaskan ibadah daripada kemewahan acara
Aqiqah tidak harus mewah; yang terpenting adalah niat dan keikhlasan.
4. Memanfaatkan Program Cicilan atau Paket Hemat
Saat ini banyak penyedia layanan aqiqah yang menawarkan:
- Paket ekonomis
- Cicilan tanpa DP
- Pembayaran fleksibel
- Pilihan menu hemat
Dengan adanya layanan ini, keluarga tetap dapat melaksanakan aqiqah tanpa tekanan finansial berlebihan.
5. Patungan Keluarga atau Saudara
Jika memungkinkan, Anda bisa meminta bantuan keluarga atau bekerja sama dengan saudara untuk melaksanakan aqiqah bersama. Ini bukan hal yang tabu, karena pada dasarnya keluarga dianjurkan saling membantu dalam kebaikan.
6. Fokus Pada Makna, Bukan Meriahnya Acara
Aqiqah adalah ibadah yang mengandung nilai syukur, doa, dan kebaikan sosial. Yang paling penting dalam aqiqah bukan seberapa besar acaranya, tetapi bagaimana ibadah ini menjadi:
- sarana berbagi makanan,
- mempererat hubungan keluarga,
- serta bentuk doa terbaik untuk sang buah hati.
Kesederhanaan tidak mengurangi nilai ibadah.
Menghadapi kondisi ekonomi sulit bukan berarti Anda tidak bisa melaksanakan aqiqah. Dengan perencanaan yang tepat dan memilih layanan yang terpercaya, aqiqah tetap dapat terlaksana dengan baik.
➡️
Di Aqiqah86 tersedia paket hemat, fleksibel, dan tanpa ribet—mulai dari penyembelihan, pengolahan, hingga pengantaran makanan semuanya beres!
Aqiqah jadi lebih mudah, terjangkau, dan tenang. Klik disinii






