
Bagi banyak orang tua baru, kata aqiqah sering terdengar seperti kewajiban besar: biaya terasa mahal, persiapannya ribet, dan takut tidak sesuai syariat. Akhirnya, niat baik pun tertunda karena merasa belum siap.Padahal, jika dipahami dengan benar dan dipersiapkan sejak awal, aqiqah justru bisa dijalani dengan tenang, ringan, dan penuh keberkahan.
Kenapa Aqiqah Sering Terasa Berat?
Beberapa hal ini biasanya jadi alasan utama:
- Takut biayanya membengkak Banyak yang mengira aqiqah harus mewah dan mahal, padahal Islam tidak pernah memberatkan.
- Kurang paham syariatnya Mulai dari jumlah hewan, waktu pelaksanaan, hingga pembagiannya sering bikin bingung.
- Semua ingin dikerjakan sendiri Mulai cari kambing, sembelih, masak, sampai bagi-bagi—jelas melelahkan jika tanpa bantuan.
Padahal, Aqiqah Bisa Dipersiapkan dengan Lebih Ringan
Berikut beberapa kunci agar aqiqah terasa lebih mudah:
1. Luruskan Niat, Bukan Gengsi
Aqiqah adalah ibadah, bukan ajang pamer. Selama niatnya benar dan sesuai syariat, aqiqah sederhana tetap bernilai besar di sisi Allah.
2. Sesuaikan dengan Kemampuan
Islam tidak memaksakan di luar kemampuan. Jika belum mampu di hari ke-7, aqiqah tetap boleh dilakukan di waktu lain saat sudah siap.
3. Pahami Syarat Utamanya
Fokus pada hal yang wajib:
- Hewan sehat dan memenuhi syarat
- Niat aqiqah jelas
- Proses sesuai syariat Soal kemasan dan menu, itu hanya pelengkap.
4. Manfaatkan Jasa Aqiqah Terpercaya
Dengan bantuan jasa aqiqah yang amanah:
- Hewan sudah dipastikan syar’i
- Proses lebih praktis
- Orang tua bisa fokus pada keluarga dan ibadah
Aqiqah Bukan Beban, tapi Bentuk Syukur
Jika dipersiapkan dengan ilmu dan perencanaan, aqiqah bukan lagi sesuatu yang menakutkan. Justru menjadi momen indah untuk:
- Mensyukuri kelahiran anak
- Berbagi dengan sesama
- Menjalankan sunnah Rasul ﷺ dengan tenang
Kalau ingin aqiqah yang praktis, sesuai syariat, dan tetap ramah di kantong, aqiqah86 adalah kuncinya.
✨
Aqiqah bisa dibuat ringan—asal dikelola dengan benar.





