
Banyak orang tua yang awalnya berpikir,
“Nanti saja aqiqahnya, sekarang belum siap.”
Namun seiring waktu berjalan, kalimat itu berubah menjadi penyesalan yang diam-diam terasa berat di hati.Bukan karena ingin pamer,
bukan karena ingin pesta, tetapi karena sadar: ada satu kebaikan yang tertunda terlalu lama.
Awalnya Terlihat Sepele, Tapi Ternyata Bermakna
Saat anak masih kecil, aqiqah sering dianggap bisa ditunda.
Alasannya beragam:
- Kondisi ekonomi belum stabil
- Merasa belum mampu bikin acara
- Takut ribet dan salah syariat
Padahal, aqiqah bukan soal kemeriahan. Ia adalah niat, doa, dan tanggung jawab orang tua yang waktunya memang dianjurkan sejak awal kehidupan anak.Banyak yang baru menyadari maknanya setelah anak tumbuh besar.
Penyesalan Itu Datang Pelan-pelan
Bukan penyesalan yang dramatis, tapi sunyi:
- Saat melihat orang lain melaksanakan aqiqah sederhana tapi penuh ketenangan
- Saat membaca kembali makna aqiqah sebagai doa awal untuk anak
- Saat muncul pertanyaan kecil di hati: “Kenapa dulu aku menunda?”
Penyesalan ini bukan soal dosa besar, melainkan kehilangan satu momen ibadah yang indah.
Menunda karena Takut, Padahal Bisa Disesuaikan
Faktanya, banyak orang menunda aqiqah karena:
- Mengira harus mahal
- Mengira harus sempurna
- Mengira harus menunggu kondisi ideal
Padahal Islam tidak mempersulit. Aqiqah bisa dilakukan sesuai kemampuan, selama niatnya lurus dan caranya benar.Yang sering terlupa: menunggu ideal kadang berarti tidak pernah.
Anak Tidak Pernah Menuntut, Tapi Orang Tua Mengharap
Anak tidak akan menagih aqiqah.
Namun orang tua, suatu hari, bisa bertanya pada diri sendiri:
“Apakah aku sudah memberi yang terbaik, sesuai kemampuanku?”
Aqiqah bukan tentang memenuhi tuntutan anak, melainkan menenangkan hati orang tua bahwa ia telah berusaha menjalankan amanah sebaik mungkin.
Jangan Sampai Penyesalan Datang Belakangan
Jika hari ini masih ada kesempatan, masih ada niat, dan masih ada kemampuan — sekecil apa pun itu — maka itulah waktu terbaik. Karena banyak orang menyesal bukan karena tidak mampu, melainkan karena terlalu lama menunda.
Penutup
Tidak ada orang tua yang sempurna.
Tapi orang tua yang bijak adalah mereka yang berniat dan bertindak, tanpa menunggu semuanya ideal.
Bagi Ayah dan Bunda yang ingin melaksanakan aqiqah dengan cara yang tenang, sesuai syariat, dan bisa disesuaikan dengan kemampuan, Aqiqah86 hadir sebagai pendamping ibadah, bukan sekadar penyedia layanan. Mulai dari yang mampu,
agar tak ada penyesalan di kemudian hari. 🤍





