
Aqiqah merupakan sunnah muakkad yang sangat dianjurkan bagi keluarga Muslim yang dikaruniai anak. Biasanya aqiqah dilakukan pada hari ketujuh setelah kelahiran. Namun dalam praktiknya, banyak orang tua yang tidak mampu melaksanakannya pada waktu tersebut karena keterbatasan biaya atau kondisi lainnya. Lalu muncul pertanyaan penting:
Bolehkah aqiqah dilakukan ketika anak sudah dewasa?
Artikel ini akan membahas penjelasan para ulama mengenai hukum aqiqah untuk orang dewasa, syaratnya, serta kondisi kapan hal tersebut diperbolehkan.
Hukum Aqiqah Ketika Dewasa Menurut Ulama
1. Pendapat yang Membolehkan
Sebagian ulama berpendapat bahwa aqiqah tetap boleh dilakukan walaupun seseorang sudah dewasa, terutama jika orang tua belum sempat melaksanakannya ketika kecil. Pandangan ini didasarkan pada kaidah bahwa aqiqah merupakan bentuk syukur yang dapat dilakukan selama memiliki kemampuan, dan tidak memiliki batas waktu yang bersifat mutlak. Ulama seperti Imam Hasan Al-Bashri dan Imam Ath-Thabari juga menyatakan bahwa jika aqiqah belum dilaksanakan hingga anak beranjak dewasa, maka anak boleh mengaqiqahi dirinya sendiri jika memang berkeinginan.
2. Pendapat yang Mengatakan Tidak Dianjurkan
Beberapa ulama lain berpendapat bahwa aqiqah hanya dianjurkan ketika sang anak masih kecil, yaitu pada hari ke-7, ke-14, atau ke-21. Jika waktu tersebut telah berlalu dan orang tua tidak melaksanakannya, maka gugur tanggung jawab aqiqah dari orang tua. Namun, pendapat ini umumnya tidak melarang, hanya menyatakan bahwa aqiqah ketika dewasa tidak termasuk sunnah utama.
3. Kesimpulan dari Pendapat Para Ulama
Secara umum, kesimpulan dari berbagai pendapat ulama adalah:
- Aqiqah ketika dewasa diperbolehkan.
- Lebih utama jika dilakukan pada waktu yang dianjurkan (hari ke-7).
- Jika orang tua tidak mampu saat anak masih kecil, aqiqah ketika dewasa menjadi solusi yang dibolehkan.
- Anak juga boleh mengaqiqahi dirinya sendiri.
Dengan kata lain, Anda tetap bisa melaksanakan aqiqah meskipun sudah dewasa, selama niatnya adalah syukur kepada Allah dan mengikuti sunnah Nabi.
Kelebihan Melakukan Aqiqah Meskipun Sudah Dewasa
- Menghidupkan Sunnah Rasulullah SAW Meski terlambat, Anda tetap membuka pintu keberkahan dengan mengikuti sunnah Nabi.
- Wujud Syukur atas Nikmat Hidup dan Rezeki Setelah dewasa dan mampu secara finansial, aqiqah menjadi bentuk syukur yang sangat bermakna.
- Menambah Amal Kebaikan Dengan membagikan hidangan aqiqah kepada tetangga, keluarga, dan fakir miskin, Anda mendapatkan pahala sedekah dan silaturahmi.
- Tidak Ada Larangan dalam Syariat Selama dilakukan sesuai aturan, aqiqah dewasa tetap sah dan berpahala.
Tips Melakukan Aqiqah untuk Orang Dewasa
Jika Anda ingin melaksanakan aqiqah saat dewasa, berikut beberapa tips agar berjalan lancar:
- Pilih hewan yang sesuai syariat, yaitu kambing atau domba yang sehat dan cukup umur.
- Pastikan proses penyembelihan dilakukan oleh pihak yang berpengalaman.
- Gunakan jasa aqiqah terpercaya agar lebih praktis dan sesuai ketentuan.
- Niatkan sebagai ibadah, bukan sekadar tradisi.
Jika Anda ingin melakukan aqiqah—baik untuk anak maupun diri sendiri—Anda bisa mempercayakannya kepada Aqiqah86, layanan aqiqah profesional yang sudah melayani ribuan keluarga Muslim.
- Hewan sehat, sesuai syariat, dan bersertifikat
- Penyembelihan sesuai aturan Islam
- Masakan siap santap (gulai, sate, tongseng, dll.)
- Harga paket terjangkau
- Gratis ongkir area tertentu
- Pelayanan ramah dan profesional
Aqiqah dewasa tetap sah dan berpahala. Aqiqah86 siap membantu Anda melaksanakannya dengan syar'i, siap, sedap.





