7 September 2026 6:45 pm

Berapa Hari Jeda Ideal Antara Kelahiran Bayi dan Acara Aqiqah? Ini Panduannya

Berapa Hari Jeda Ideal Antara Kelahiran Bayi dan Acara Aqiqah? Ini Panduannya
Menyambut kehadiran sang buah hati tentu membawa kebahagiaan luar biasa bagi setiap orang tua. Di tengah kebahagiaan tersebut, ada satu ibadah penting yang wajib dipersiapkan, yaitu aqiqah. Namun, bagi pasangan yang baru pertama kali memiliki anak, sering kali muncul pertanyaan:

"Berapa hari jeda ideal antara hari kelahiran bayi dan pelaksanaan acara aqiqah? Kapan waktu yang paling tepat menurut syariat dan kondisi fisik orang tua?"

Memahami jeda waktu ideal ini sangat penting agar ibadah berjalan sesuai sunnah sekaligus memberi ruang yang cukup bagi Bunda untuk memulihkan kondisi fisik pascamelahirkan. Yuk, simak panduan jeda waktu ideal pelaksanaan aqiqah berikut ini!


3 Pilihan Jeda Waktu Pelaksanaan Aqiqah


1. Hari ke-7 Kelahiran (Jeda Utama & Paling Ideal)

Sesuai dengan tuntunan Rasulullah SAW, jeda waktu paling utama (afdhal) untuk menyembelih hewan aqiqah adalah pada hari ke-7 setelah bayi lahir.
  • Cara Menghitung: Hari kelahiran bayi dihitung sebagai hari ke-1 (jika lahir sebelum terbenam matahari). Contoh: Jika bayi lahir pada hari Senin pagi, maka hari ke-7 jatuh pada hari Minggu berikutnya.
  • Keutamaan: Pada hari ke-7 ini, penyembelihan hewan aqiqah disunnahkan beriringan dengan pemberian nama yang baik (tasmiyah) serta pencukuran rambut bayi.

2. Hari ke-14 atau Hari ke-21 (Jeda Alternatif)

Jika pada hari ke-7 orang tua menghadapi kendala—seperti kondisi fisik Bunda yang masih dalam pemulihan pasca-caesar atau kesibukan yang tidak bisa ditunda—syariat memberikan kelonggaran jeda waktu berikutnya:
  • Kelipatan Hari ke-7: Penyembelihan dapat digeser ke hari ke-14 atau hari ke-21 kelahiran bayi. Jeda ini memberikan waktu tambahan bagi orang tua untuk menata fisik dan mental sebelum menggelar tasyakuran.

3. Jeda Setelah Hari ke-21 Hingga Sebelum Baligh

Bagaimana jika hingga hari ke-21 aqiqah belum sempat dilaksanakan karena kendala finansial atau hal lainnya?
  • Para ulama sepakat bahwa hukum aqiqah tetap sunnah muakkadah dan dapat ditunaikan kapan saja selama anak belum memasuki usia baligh. Namun, semakin cepat ditunaikan tentu semakin baik agar "gadaian" sang bayi segera tertebus.


Tips Agar Acara Aqiqah Lancar Tanpa Menguras Energi Orang Tua

Mengingat jeda waktu antara kelahiran dan acara aqiqah relatif singkat (sekitar 7 hari), mengurus segala persiapan sendiri di dapur tentu akan sangat melelahkan.Agar Bunda bisa fokus beristirahat dan memulihkan stamina:
  • Gunakan Jasa Katering Terima Beres: Pesan paket nasi box aqiqah siap saji jauh-jauh hari (saat hamil tua).
  • Konfirmasi Tanggal Usai Persalinan: Begitu bayi lahir, Anda tinggal mengonfirmasi tanggal penyembelihan kepada pihak katering tanpa perlu repot belanja atau memasak sendiri di rumah.



Wujudkan Tasyakuran Aqiqah Tepat Waktu & Praktis Bersama Aqiqah86!

Ingin menunaikan aqiqah buah hati sesuai jeda waktu sunnah tanpa repot mengurus operasional dapur? Aqiqah86 hadir memberikan solusi katering aqiqah terima beres yang serba praktis:
  • 100% Syar'i & Transparan: Penyembelihan hewan sesuai fikih Islam dengan fasilitas Dokumentasi Real-Time via WhatsApp.
  • Lezat & Anti Prengus: Olahan daging empuk dengan cita rasa khas berstandar resto.
  • Terima Beres & Gratis Ongkir: Dikemas rapi dalam nasi box premium dan diantar tepat waktu langsung ke rumah Anda.
Konsultasikan jadwal dan paket aqiqah buah hati Anda bersama kami sekarang!




penulis : Diyana Safitri
Blog Post Lainnya
PT. Delapan Enam Katering Indonesia
0821-2211-4377
Aqiqah86@gmail.com
Jl. Tabanas Raya no. 86, Rt. 11/13 Kedaung, Pamulang Tangerang Selatan
Aqiqah 86 Tergabung Dalam :
-
-
-
Area Pelayanan
  • Jabodetabek
  • Karawang
  • Bandung
  • Cianjur,
  • Sidoarjo
  • Surabaya
Google Maps Kantor pusat
@2026 aqiqah86 Inc.