
Banyak orang tua ingin melaksanakan aqiqah tepat waktu, yaitu di hari ke-7 setelah kelahiran bayi. Namun karena berbagai kondisi—seperti kesibukan, keterbatasan biaya, atau faktor kesehatan—tidak sedikit yang akhirnya melewatkan waktu tersebut. Lalu muncul pertanyaan penting:
“Kalau aqiqah di hari ke-7 terlewat, apakah masih bisa dilakukan?”
Tenang, berikut penjelasan lengkapnya.
Hukum Aqiqah dalam Islam
Aqiqah adalah ibadah sunnah muakkadah (sunnah yang sangat dianjurkan), bukan wajib. Artinya:
- Sangat dianjurkan untuk dilakukan
- Tapi tidak berdosa jika belum atau tidak mampu melaksanakannya
Waktu Utama Aqiqah
Waktu terbaik untuk melaksanakan aqiqah adalah:👉
Hari ke-7 setelah kelahiran bayi
Hal ini berdasarkan hadits Nabi ﷺ yang menganjurkan penyembelihan aqiqah di hari ketujuh.
Jika Hari ke-7 Terlewat, Bagaimana?
1. Masih Boleh Dilakukan
Jika tidak bisa di hari ke-7, aqiqah tetap boleh dilakukan di hari lain.Beberapa pendapat ulama menyebutkan:
- Hari ke-14
- Hari ke-21
Namun jika masih belum memungkinkan, bisa dilakukan kapan saja saat mampu.
2. Tidak Gugur Selama Belum Dilaksanakan
Selama orang tua masih mampu, aqiqah tetap bisa dilakukan meskipun sudah lewat dari hari ke-7.Artinya:
- Tidak hangus
- Tidak batal
- Tetap sah jika dilakukan di kemudian hari
3. Prioritaskan Kemampuan
Islam tidak memberatkan.Jika kondisi belum memungkinkan:
- Tidak perlu dipaksakan
- Bisa menunggu hingga kondisi lebih siap
Yang penting tetap ada niat untuk melaksanakannya.
Bagaimana Jika Sudah Dewasa?
Pertanyaan yang sering muncul: “Kalau sudah dewasa dan belum diaqiqahi, bagaimana?”
Jawabannya:
- Tanggung jawab aqiqah ada pada orang tua
- Jika orang tua belum mampu saat itu, tidak berdosa
Namun, sebagian ulama membolehkan:
👉
Anak mengaqiqahi dirinya sendiri (sebagai bentuk kebaikan tambahan)
Kesalahan yang Sering Terjadi
❌
Mengira aqiqah hanya boleh di hari ke-7 saja
❌
Menunda terus tanpa niat jelas
❌
Memaksakan kondisi hingga memberatkan keuangan
Padahal Islam memberikan fleksibilitas.
Tips Jika Aqiqah Terlewat
1. Segera Rencanakan Ulang
Tentukan waktu baru yang realistis.
2. Sesuaikan dengan Budget
Tidak harus langsung besar, bisa bertahap sesuai kemampuan.
3. Gunakan Jasa Aqiqah Praktis
Agar tidak menambah beban, Anda bisa menggunakan layanan aqiqah siap saji.
4. Fokus pada Niat Ibadah
Yang terpenting adalah:
- Niat syukur
- Pelaksanaan sesuai syariat
Aqiqah Terlambat Tetap Bernilai Ibadah
Meskipun tidak dilakukan di hari ke-7, aqiqah tetap memiliki nilai:
- Sebagai bentuk syukur
- Doa untuk anak
- Sarana berbagi kepada sesama
Jadi tidak perlu khawatir atau merasa terlambat.
Kesimpulan
Aqiqah yang terlewat dari hari ke-7 tetap bisa dilakukan dan tetap sah. Urutannya:
- Hari ke-7 (utama)
- Hari ke-14 atau ke-21 (opsional)
- Setelah itu: kapan saja saat mampu
Yang terpenting bukan waktu semata, tapi niat dan pelaksanaannya sesuai syariat.
CTA
Belum sempat aqiqah karena kesibukan atau budget?
👉
Yuk konsultasi GRATIS sekarang dan temukan solusi aqiqah praktis bersama Aqiqah86!





