
Dalam pelaksanaan aqiqah, masih banyak orang tua yang bertanya-tanya: apakah aqiqah wajib menggunakan kambing jantan? Atau boleh juga menggunakan kambing betina?
Pertanyaan ini wajar, karena berkaitan langsung dengan sah atau tidaknya ibadah aqiqah yang dilakukan.Yuk, kita bahas secara ringkas dan sesuai tuntunan syariat.
Ketentuan Hewan Aqiqah dalam Islam
Secara umum, syarat hewan aqiqah hampir sama dengan hewan kurban, di antaranya:
- Hewan sehat dan tidak cacat
- Usia memenuhi syarat
- Disembelih sesuai syariat Islam
- Niat ibadah aqiqah
Namun, soal jenis kelamin kambing, ada penjelasan khusus.
Apakah Harus Kambing Jantan?
Jawabannya: tidak harus.Mayoritas ulama menyebutkan bahwa aqiqah boleh menggunakan kambing jantan maupun betina. Tidak ada dalil yang secara tegas mewajibkan kambing jantan saja.Namun, ada beberapa catatan penting:
- Kambing jantan lebih utama (afdhal) karena umumnya dagingnya lebih banyak dan lebih disukai
- Jika kondisi tidak memungkinkan, kambing betina tetap sah untuk aqiqah
- Yang terpenting adalah niat ibadah dan terpenuhinya syarat hewan
Jumlah Kambing Tetap Mengikuti Ketentuan
Yang sering keliru, bukan soal jantan atau betina, tapi jumlah hewan aqiqah, yaitu:
- Anak laki-laki: 2 ekor kambing
- Anak perempuan: 1 ekor kambing
Jenis kelamin kambing tidak mengubah ketentuan jumlah ini.
Jadi, Mana yang Sebaiknya Dipilih?
Jika ingin mengikuti keutamaan:
- Pilih kambing jantan, sehat, dan sesuai umur
- Tapi jika kondisi terbatas, kambing betina tetap sah dan diterima insyaAllah
Islam adalah agama yang memudahkan, bukan memberatkan.
Kesimpulan
✔
Aqiqah tidak wajib memakai kambing jantan
✔
Kambing betina tetap sah untuk aqiqah
✔
Yang paling penting adalah niat, syarat hewan, dan proses yang sesuai syariat
Ingin aqiqah yang syar’i, praktis, dan tidak bikin bingung soal ketentuan hewan?
✨
Aqiqah86 siap membantu dari pemilihan kambing hingga hidangan siap dibagikan, sesuai sunnah dan kebutuhan keluarga ✨





