
Bulan Ramadhan adalah bulan penuh berkah yang dinanti oleh umat Islam di seluruh dunia. Di bulan ini, setiap amal kebaikan dilipatgandakan pahalanya. Namun, sering kali kita hanya fokus pada puasa dan shalat tarawih, sementara ada sejumlah amalan sunnah lain yang justru sering terlupakan. Padahal, amalan-amalan ini dapat menyempurnakan ibadah dan menambah keberkahan Ramadhan kita.
Berikut 10 amalan sunnah yang sering dilupakan saat Ramadhan:
1. Makan Sahur
Sahur bukan sekadar mengisi tenaga sebelum berpuasa, tetapi juga sunnah yang sangat dianjurkan. Bahkan, dalam sahur terdapat keberkahan. Meski hanya dengan seteguk air atau sebutir kurma, tetaplah berusaha untuk sahur.
2. Mengakhirkan Sahur
Selain makan sahur, mengakhirkannya hingga mendekati waktu Subuh juga termasuk sunnah. Hal ini membedakan puasa umat Islam dengan puasa umat terdahulu.
3. Menyegerakan Berbuka
Ketika waktu Maghrib tiba, disunnahkan untuk segera berbuka dan tidak menunda-nunda. Menyegerakan berbuka menunjukkan ketaatan dan kepatuhan kepada perintah Allah.
4. Berbuka dengan Kurma atau Air
Rasulullah ﷺ mencontohkan berbuka dengan kurma. Jika tidak ada, maka dengan air. Sunnah sederhana ini sering tergeser oleh kebiasaan berbuka dengan makanan berat terlebih dahulu.
5. Memperbanyak Doa Saat Berbuka
Waktu berbuka adalah salah satu waktu mustajab untuk berdoa. Sayangnya, banyak yang justru sibuk menyiapkan hidangan atau bermain ponsel sehingga melewatkan momen berharga ini.
6. Memberi Makan Orang Berpuasa
Memberi makan orang yang berbuka puasa akan mendapatkan pahala seperti orang yang berpuasa tersebut tanpa mengurangi pahalanya sedikit pun. Tidak harus mewah, yang penting ikhlas.
7. Memperbanyak Sedekah
Di bulan Ramadhan, Rasulullah dikenal lebih dermawan dari biasanya. Momentum ini sangat tepat untuk memperbanyak sedekah, baik dalam bentuk harta, tenaga, maupun bantuan lainnya.
8. I’tikaf di Masjid
I’tikaf, terutama di sepuluh malam terakhir Ramadhan, adalah sunnah yang memiliki keutamaan besar. Amalan ini membantu kita lebih fokus beribadah dan menjauh dari kesibukan dunia.
9. Membaca dan Mengkhatamkan Al-Qur’an
Ramadhan adalah bulan diturunkannya Al-Qur’an. Memperbanyak tilawah, memahami maknanya, dan berusaha mengkhatamkannya menjadi amalan yang sangat dianjurkan.
10. Menjaga Lisan dan Akhlak
Puasa bukan hanya menahan lapar dan haus, tetapi juga menjaga lisan dari perkataan buruk, ghibah, dan perdebatan yang sia-sia. Inilah esensi puasa yang sering terlupakan.
Ramadhan adalah kesempatan emas yang datang hanya setahun sekali. Jangan sampai kita hanya mendapatkan lapar dan haus tanpa pahala yang maksimal. Dengan menghidupkan amalan-amalan sunnah yang sering terlupakan ini, semoga ibadah kita menjadi lebih sempurna dan penuh keberkahan. Mari manfaatkan setiap detik di bulan suci ini untuk mendekatkan diri kepada Allah dan meraih ampunan-Nya.





